Amey
Hari ke-2 di forensik
Setelah semalaman sulit tidur krn terbayang bayi2 dalam toples...seperti biasa sy harus bangun extra pagi untuk mengantar hanif ke sekolah dan ngetem di dpn gedung forensik sejak jam stengah 7 pagi. 


Again, that creepy feeling still stuck in my heart so that i could barely move any step closer to the building where formalin smell is in the air...


Hari ini tidak se menarik kemarin. 
seseorang yg ada kemarin itu tidak datang lagi hari ini.
hari ini juga obrolan dikantin berputar soal keadaan mengerikan di ruang autopsi, pengalaman ketemu hantu di rumah sakit, dan berbagai event menakutkan lain yg bisa membuatku terbayang-bayang seharian, bahkan sampai berhari-hari. 


What a chicken i am...i should not be afraid of that!  


Hal lain yg terjadi adalah, teman sekelompokku yang paling rajin diganti, Tjia yg sudah berjuang menemaniku dan setengah mengumpulkan bahan malah dikeluarkan dan diganti pemain baru senior yg belum tahu apakah dia akan rajin atau malas-malasan.


But whatever,,,i'll just have to try to do it on my on... 


Mudah2an kami bisa kompak menyusun refarat ini. 
Fraud in Health Care...great, ini mengenai malpraktek. 
Judul yang sangat ke hukum-hukuman...
gotta be careful doc,,, undang-undang ada disekelilingmu...


Siapa suruh jadi dokter....???
*senyum pahit* =$


Btw, ini ada sebuah tulisan dari sebuah situs di internet : 


"Cinta itu bersifat adiktif. Jangan heran bila kau menemukan wanita atau pria yang punya riwayat sakit hati, patah hati, makan hati, dan nyaris mati karena cinta tetap gigih mencari cinta baru, yang resiko sakitnya tidak jauh beda dengan kisahnya yang lalu. 
Seburuk-buruknya perjalanan suatu kisah cinta, selalu saja, ada berkas kebaikan yang membekas di dalamnya. Dan berkas-berkas kebaikan itu, biarpun hanya sedikit, menjadi candu yang bisa membuat semua obsesi menjadi tindakan impulsif dan kompulsif yang tak tertahankan. 

Meskipun banyak yang berupaya membersihkan nama cinta dengan menyatakan bahwa impulsif dan obsesif bukanlah bagian dari cinta, tapi tetap saja itu tidak bisa melepaskan cinta dari kegilaan orang-orang yang merasakannya."


Tulisan diatas bukanlah tulisanku...
but i'm super agree with it...
love always leaves traces of happiness... so it's a good thing to love someone. 
Just, make sure that the one u love is already, or will be halal (available) for u to love
So that u won't regret it ^^
| edit post
Reaksi: 
0 Responses