Amey
i see a struggle of a million flash light
i wonder where the stars?
but the one that shining out so bright
is the one right where you are...


can't let this music stop
can't let this feeling end

-david archuleta-

akhirny, setelah skian lama merenung, bertanya kiri kanan.
akhirnya, tawaran kabid 1 bem kuterima jg.
ortu stuju, tmn2 meminta, hati pun mengiyakan, maka lisan hanya menurut saja...
tinggal mengharapkan anggota badan ini pun mau bekerja sm.

ah...tambah lagi satu amanah, semoga, semua berjalan lancar.

too much to do,,,
now, i should reach out as far as i can!
multitasking mode *on*...(i wish)
Amey
Tulisan Norak....
hehehe....

CHARLiE KU…
Sendiri, dalam kegelapan.
Tirai-tirai membungkam.
Pintu pun enggan meredam.
Mereka, Isolatorku dalam kesepian..

Palung sepi menekan telingaku…
Akh, Betapa cincin trachea ini mencekikku…!
Duhai Charlie, mengapa tak kau todongkan saja senjatamu padaku?
Akankah lebih baik begitu bagiku?

Ingin kupecah tangis dalam kesendirian…
Membiru, mengharu.merenungkan.
Mengingat dia yang begitu kecewa.
Tak berani menambah jumlah nya.

Darah ini akan menjadi pelecut.
Dinamo-dinamika kehidupanku.
Biarkan ia tersemat jauh di black box hepar.
Tak mampu hancur oleh metabolismenya.

Aku,,, Berharap logika kan menyelamatkan.

23.39…3 3 2009…….
Mengenang dan berduka untuk cita2ku. Nilai C(charlie) Hema. Meninggalkan jejas dalam hidupku.
Amey
sore ini aku baru pulang dari acara syukuran salah satu asisten senior di faal.
Rumahnya brada di jalan Bung, jauuuuh kedalam kompleks…..dan berada disalah satu gang buntu dari kompleks itu.
Rumannya sederhana, sepetak rumah, dengan 4 buah ruangan dan 1 tempat jemuran dan garasi.
Aku…termagu dalam rumah mungil itu.
Wah, luar biasa skali kk ini, dengan keterbatasan dan kesederhanaan ini, beliau bisa bertahan di FK dan akhirnya diwisuda jg. Hfff…sambil menyantap soto banjar yang dihidangkan, aku melamunkan betapa bodohnya aku yg sdh mempunyai segala fasilitas, tetapi belum bisa memanfaatkannya dgn sempurna.
Tapi sudahlah, bukan itu yg mau kuceritakan padamu kawan,
Ini,,,mengenai penumpang aneh yang kulihat saat naik angkot pulang dari rumahnya kk itu.
Saat itu hujan begitu gerimis, matahari senja masih bersinar cerah—kata orang, ini namanya “hujan orang mati”…hiiih…serem jg y?— begitu pak supir menurunkan salah satu penumpangnya di depan Mtos, naiklah penggantinya….ini lah penumpang aneh yg kumaksud.
Ia adalah seorang perempuan bertubuh tinggi besar dan kurus. Kulitnya gelap terbakar matahari. Tangannya kekar, dengan urat2 nadi yang menonjol membentuk kontur ular2 eksotik di sekujur lengan bawahnya.
Ia memakai baju daster panjang berwarna ungu, dengan motif segitiga2 yg mengingatkanku akan wanita gipsy. Ujung kerudung birunya, ia ikatkan di atas kepala sehingga lehernya yang jelas2 terkena gondok stadium berat itu terlihat jelas. Ia juga mengenakan masker bedah yang biasa digunakan pada orang2 flu, tapi masker berharga ini tidak dikenakannya hingga menutupi hidungnya yang berkutil, namun hanya dikenakannya di dagu saja.
Dipergelangan tangannya ada gelang bermotif tiruan pualam berwarna ungu, hijau toska, dan banyak warna senada. Ah, Gelang itu sebenarnya manis, tetapi sangat kontras dengan urat lengannya yang kekar itu. Didalam roknya, ia mengenakan celana boxer kotak-kotak biru tua yg dapat kau lihat ketika dia menyingkap rok itu untuk mengambil uang pembayaran angkot yg sdh di ambilnya sejak pertama naik.
Dari semua keanehan itu, yang paling membuatku tercengang adalah barang bawaannya. Ya, barang barang bawaannya Sangat aneh, apalagi untuk ukuran seseorang yang baru naik dari Mtos.
Ia membawa sebuah tabung gas berkarat dengan sisa sarang labah-labah dan bubuk2 gabah disana-sini. Ada pula sebuah kardus yang hampir menganga jika saja tidak diikat dengan tali raffia, akibat penuh diisi sayuran. Di tangannya ada sebuah kantong plastik hitam yang ternyata berisi AYAM HIDUP! Dan ditangan satunya lagi, ada sebuah plastik bening TIDAK DIIKAT yang berisi ikan hidup pula.
Saat naik angkot, kresek hitam itu ia buka agar kepala dan leher panjang ayam itu bisa menyembul (dan membuatku was-was), sementara plastik ikan itu ia pangku sedemikian rupa, shingga airnya tidak tertumpah dan menewaskan ikan didalamnya. Sepanjang jalan, ia selalu heboh mengomentari apapun yg dilihatnya, tetapi karena masker itu ia kenakan dimulutnya, ucapannya menjadi tidak jelas dan hanya terdengar seperti gumaman. Kakinya yang bersendal jepit hitam, ia ayun2kan seakan menikmati musik yang ghaib.
Begitu angkot tengah melewati perkuburan di sudiang, dia melepas tangannya dari kresek ikan, dan mengangkat keduanya dengan pose berdoa --Dari posenya itu, aku tahu orang ini orang islam.--Tetapi aku masih tak tau apa yang kira-kira ada dalam pikirannya.
Ah, betul2 penumpang yang aneh.
Ini membuatku terheran2, mengapa Tuhan bisa begitu kreatif mencipakan seseorang yang tak pernah sama dengan yang lainnya. Belum lagi mengatur jalan cerita masing-masing orang itu. Sungguh luar biasa ke-Maha Besaran Allah itu…
In the end…aku tak tahu harus bilang apa, tapi tulisan ini mmg hanya untuk menggambarkan wanita yg membuatku tercengang itu…^^
Amey
Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:



"Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"

Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:

"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."

Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :

1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan

Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu

kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP,

lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler

untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.

3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya

dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya,

arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana

dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi,

sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

5.. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977,

sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran.

Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.

6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US $ 250

7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.

Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis,

belum lagi secara minyak dan pertahanan.

Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan;

roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,

ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan,

ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya,

ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

10.. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan,

dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.

Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi,

atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar

karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.

Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?

Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.

Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut,

kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.





12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka

13. Bahkan ketika suara azan berkumandang,

ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa


14. Baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden.

Mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden yg bersikap seperti itu

Amin
Amey
Jumat 19 juni 2009.
Adalah nur Amelia, nama org yg mengalami ke naasan hari ini.
Tak ada yg berbeda pagi ini, Aku memulai pagi (subuh?) yg indah dgn menyiapkan sarapan bwt seluruh penghuni rumah. Fesbukan bentar, lalu bersiap2 untuk menghadapi ujian remedial reproduksi yg dinanti2 169(betul g y?) umat epigl07tica yg sm2 terjaring vonis “remedial”.
Aku berangkat dgn tergopoh2, menyadari waktu di jam dinding sudah menunjukkan 11.30…untungnya, jalanan tdk mcet krn org2 lg pada sholat jum’at…(wah, pertanda baik nih)
Remedial berjalan seperti ujian kemarin, tp klo kmrn gw dpt nomer kursi 80, skrg gw dpt kursi 35. Tp anehnya, TEMPAT DUDUKNYA ITU PERSIS DISITU2 JUGA...bahkan 1 tetanggaku tdk berubah, yaitu Ami asadul. Yg lain sperti T4nya Sabrina sdh digantikan o/ Tjia.
Belum mulai beberapa menit, lewatlah dr Elisa…ups, kita bertemu pandang! Dgn bahagia beliau mengatakan “remedial jako padeng???”lalu melengang dan pergi…. hix. Sungguh memalukan. Tp sdhlah, lewat remedial ini, I shall say good bye to her! Hahaha…!Eh…bkn, maksudnya, gw g akan merepotkan bliau lg gituuu…
Bis remedial, ternyata rencana bhw gw, naya, lili, n’ awa bwt dtraktir nonton ma fiqa (hari ini ultahnya fiqa lhooo!) dibatalkan. Yaudah, manfaatkan waktu u/ menagih uang jaket ISMKI pd anak2, sperti yonsen, dipa, atong, tomo, fiqa, iibon, aan, takwin, ray, asrul, adly, k’ adi, iswanto (sbnrnya g’ smuanya kutemui kmrn, tp note ini skalian mengingatkan u/ yg blm lunas bayarnya!!!hehe) dan FATUL..
Stlh piket di MYRC (danus catet ya, gw udah piket!), ketawa2 membicarakan betapa “Oppo’”nya soal2 remedialnya, gw baru nyadar :
OH-NO! gw blm tanda tangan 2x pas ujian tadii!!!
Maka niat sholat ashar pun kukubur, gw lari tunggang langgang ke MEU mencari absen. Di MEU, gw di oper ke UPF, bagian obgyn…”cari sj dokter Elisa dek…!” kt pegawainya dgn santai. Lagi2 masalah absen…betul2 fataaal! Dlm perjalanan ke UPF, gw dag-dig-dug g keruan, me-reka2 wajah marah dr Elisa, dan kata2 apa yg kira2 akan dia luncurkan, melihatku dtng menghadap lagi u/ masalah yg sama  Lupa absen…(naas betuuul!!!>.<)
Ps: bwt yg g ngerti, gw smpt bermasalah g ikut ujian CSL gara2 lupa absen di CSL ke 5, dr. Elisa sungguh2 baik hati sdh mau kurepotkan sedemikian rupa, sehingga gw bisa ujian jg…
Nyampe UPF, gw g ktmu orgnya, cm dpt no. HPnya…UUUGGGHHHH!knp saat2 sperti ini gw g punya pulsa bwt nelfon?? Untungnya ada kawan2 penjual pulsa pesan antar = k’ Melfa 06, sm Mia 07’ (gw skalian promosiin mrk ah). Jd kutelfon lah dr elisa, baru tlp ke 3xnya baru diangkat!
“halo, sy Nur Amelia Bachtiar dok…nim C111…”
“hah, kau lagi? kenapako sedeng?”
“enggg…dok, sy lupa absen 2x pas ujian tadi….”
“apa??edede… Ini mi ini…Mentong kau itu… sudah2…!!” *click*…putus…
Aduh, critanya gantung!...krn blm tau pasti nasib gw…gw sms aja “makasih dok, maaf mengganggu…”…hehehe….*g dibales…T_T*
Wes, kukira, masalahku sdh slesai, jadi sesegera mungkin aku pulang. Begitu lwt Mtos, gw inget,,,BELUM SHOLAT ASHAR! Mana kandung kemih ini sdh susah payah menampung urine yg mmg sdh menumpuk sejak ujian tadi….jd, singgahlah aku di Mtos, skalian nyari hadiah bwt 2 sobatku yg Ultah (nufit, n’ Viqa)…
Buru2 aku ke WC dkt solaria, ups, trnyata lg rusak,,,ya sudaaah, aku naik ke WC dkt ramayana di lantai 2…AGH! RUSAK JUGAAA!! Ckckc…sial betul, akhirnya gw jalan ke satu2nya kamar mandi yg masih aktif di Mtos –WC samping mushola—bisa anda bayangkan kawan, betapa banyaknya org yg mengantri disana? Dari pegawai2 Mtos hingga pengunjung yg kebelet pipis…mana airnya g jalan lagi? jd kita kudu ngangkat2 ember segala! …betul2 naas…~_~
Bis sholat, gw bniat nyari hadiahnya di Ramayana, sblm nitipin tas, gw ambil barang2 berharga dulu...
Hp…ada, Dompet…ada…t4 kacamata berisi uang jaket….G’ ADAAAAA!!!>.<
OH-NO! panickly, gw jalan tanpa arah, mencari t4 duduk di Mtos yg cm ada di lantai 2 u/ ngubek2 tas ini. Sambil stress, gw tlp org2 yg mgkn masih ada di kampus,,, windi,,,kurni n’ fatul g nyambung,…lalu Aswin…ah…! Nyambung! (sbnrnya gw masih g enak ma aswin, gara2 insiden gw gambar “helo kiti” di lengannya pas dia lg tidur dulu) tp krn dy mash di MY, jd dy satu2 penyelamatku…ku minta dy ke tangga dkt kamarmadi dekanat, u/ nyari t4 kacamata itu…(tadi gw ma kurni transaksi ma fatul disana)…5 menit kmudian, gw dpt kabar terburuk….—t4 kacamata brisi 850 ribu itu hilang!—
Lemas, gw duduk ky anak ilang di slh satu bangku…hampir2 nangis, tiba2 ada tlp…trnyata itu tlp dari MIMIN yg melihatku dr lantai tiga mtos!...yah, bergabunglah dua anak ilang….bersama2 meratapi masalahku, gw brusaha tlp kurni n’ fatul yg g nyambung2…(krn trnyata nomornya salah!), gw tlp sukri, abud, n’ aswin lg u/ minta nomernya fatul, atw klo fatulnya ada deket2 mereka, tolong angkat tlp gw…! Stlh tlp gw diangkat kurni, gw nyadar, masalah smakin runyam—fatul pergi duluan dari gw ma kurni, jd g ada kmungkinan dy melihat t4 kacamata itu gw tinggalkan---…makin lemas…dari mana gw bs ganti uang itu??..ortu pasti bakal ngasih, tp gw g tahan diomelin,yaudah, kebayang lah uang beasiswa dan gaji pertama faal….(kira2, bisa diminta ddepan g y?hix..hix…)
Berhubung mimin jd mu ke kampus, gw ikut numpang deh, di mobilnya marina. Bersama, gw marina, adly, n’ mimin, jalan ke kampus….ditengah2 kemelaratan, kita smpt2nya mengagumi matahari sore yg begtu bulat n’ langit yg bgitu pink yg melatari UKM Unhas…hfff…sambil gitu, gw nyoba hub. Fatul lagi…
AH, DIANGKAT!...tp ko suaranya kcil bgt yak…
“halo, fatul….bla..bla…bla…”
….. g ada respon, suaranya malah makin kecil…
Tiba2, tlpnya fatul di rampas sm ABUD!
AAAAGGGHHH!! ABUD THE HERO! Trnyata dia ama sukri (kurawa prokain) tlh menemukan t4 kacamata itu, dan menyerahkannya ke pantry dbwh tangga! Uuuh, pengen sujud syukur disitu, tp mobilnya marina sempit! Hehehe…sorry mba mariiin…makasih udah mbiarkanku jd nebengster disitu…hohoho
Gw lari2an ke pantry yg dimaksud,…lampunya masih nyala…maka kubuka lah pintu itu…
“assalamualaikum….??”….krik…krik… syuuuu…..(Sound effect, yg sk baca komik pasti ngerti)
G ada siapa2, hanya ruangan sumpek yg kosong dgn panci2 dan loker2 berdebu…gw narik nafas,,,keknya pencarian harus dilanjutkan hari senin deh…jd gw tariklah gagang pintu u/ menutup ruangan…UUUPPSSS…gagangnya lepas! Smua spare partnya jatuh berserakan…
pusing, gw rangkai puzzle aneh itu dan “menggantung”nya di t4 semula…Naas lagi...jgn lapor2 ya!
Yaudah, gw jalan ke t4 ambil angkot…tp bgitu smpe dpn mang2 ojek, gw nyadar, ,udah mau magrib, yauuudah, gw jalan ke musholah (berharap dosa2ku diampuni)…dijaln smpt ngobrol ma k’ khalik tampan, n’ jakson luhulima. Mskipun gw di LANTAI 1 n’ k’ khalik di kantin medika LANTAI 3, smpt2nya gw curhat mslh hari ini n’ nawarin jaket ISMKI…hahaha….(bisnis must go on!^^)
Gw sholat magrib ma k’ sari n’ fiqa,,, djalan pulang gw ktmu k’ tono, n’ Fadlan, trnyata, mrk jg dah mendngar kabar ttg t4 kacamata itu, n’ nyaranin gw bwt nempel pengumuman di akademik. Dgn modal kertas, pulpen, n’ stabilonya fiqa (gw parasit yak…hahaha), stlh nulis panjang2…gw g tau mau nempel make apa.
Jd kucegat lah seorang pegawai bernama k’ hakim u/ minta selotip. Tp Dy bilang, g usah ditmpel, dy jg dah dnger perihal t4 kacamata itu, n’ ktnya, hubungi sj nomernya Haji Mansyur….
pak aji g’ ngangkat2, smpe bosan dnger NSPnya yg trlalu-gokil-u/-seorg-pak-haji,
Akh, gw sdh trlalu capek, n’ HP ini pun udah lowbat. so, This is the end of today..
Pencarian masih akan dilanjut hari senin.
Bwt yg udah bayar, g usah khawatir…hilang pun( naudzubillah deh) bakal gw ganti kok…tenang2…
Hikmah dari crita ini adlah:
Tuhan menciptakan hari Jumat u/ mengazab slh satu hamba-Nya yg sepertinya malas sedekah ini. Tp Dia jg menciptakan tmn2 (Epiglo7tica) n’ kaka2 yg baik2 u/ menolongnya…
Hikmah lainnya adalah, jgn bermusuhan dgn org, sbab, suatu saat dy akan menolongmu (iya kan’ aswin?hahaha….makasih ya!maaf sdh merepotkan!)
Huhuuu…thx y kawan2…tanpa kalian, hari ini pasti akan menjadi neraka bwtku…
As for fatul, abud n’ syukri!
HELP ME OUT GUYS!!!*_*