Amey
senja ini, di perbatasan pintu MYRC, aku tertegun membaca kata2 di layar laptopku, yg menjadi status seorg temanku yg senantiasa kasmaran dgn kekasihnya.

aku membaca baik2 kalimat itu.

"seorang istri adalah kekasih bagi pria saat muda, teman bagi pria setengah baya dan perawat bagi pria dikala tua"

dalam hati aku membenarkannya, dan itupun dibenarkan juga o/ sebuah pendapat "like this" dari seorang wanita lain yg tdk kukenal pada status itu.

kasihanlah wanita itu, menjadi seorang yg akan paling tersiksa dikala tuanya.
krn itu, mgkn kata ibuku benar.

"jd wanita itu, carilah pasangan yg lebih tua, krn saat nanti dia sdh kepayahan, kmu masih muda, dan masih bisa merawatnya dgn tubuhmu yg masih kuat"

wah, aku jd ingat diriku sndiri, yg masih muda, tp sudah encok minta ampun.
klo dihitung2, umur biologisku mungkin sdh lebih tua dari umur formal ku.

jd,,,apa mungkin, aku cari pria berumur 25 tahun sj ya, skrg??

mgkn perbedaan 6-7 tahun akan menarik.
tp bagaimana caranya y?

dgn sifat childish yg sensitif + mental kerupuk ini, aku serasa kurang matang 5 tahun dari umurku yg seharusnya. mgkn krn itu lah, sy slaluuu sj menarik, tertarik, dan mendapatkan pria yg lebih muda.
selayaknya ABG, (maunya dibilang ABG di??^^)...klo mncari pria yg lebih dewasa, kasihan g prianya...hahaha...


well,...

perjalanan masih panjang...
meski kekasih lama sdh mati, kekasih baru tak perlu dicari...bisa2 mengulang kesalahan lagi.krn nanti jg akan muncul sendiri...^^

kekasih yg sejati, tidak perlu harus yg pertama, yg penting, cintanya tidak akan mati. dan tidak pernah lelah mencintaimu.


haih..lagi2 kisah ttg diri sndiri...=_=
well, ganbatte ne!
Label: | edit post
Reaksi: 
0 Responses