Amey
Di, kala hati resah,
s’ribu ragu datang, memaksa ku
Rin-du s’makin menyerang

Kalaulah ku dapat,
membaca pikiran mu,
dengan sayap dan,
harapan ku,
ingin terbang jauh

[#:]
Biar, awanpun gelisah,
daun daun jatuh, berguguran
Namun cinta mu kasih,
terbit laksana bintang,
yang bersinar,
cerah menerangi jiwa ku


[Reff:]
Andaikan ku dapat,
mengungkapkan,
perasaan ku,
hingga membuat,
kau percaya
Akan ku berikan,
seutuhnya,
rasa cinta ku

~ selamanya, selamanya

[#] ~~ [Reff]
~ rasa cinta yang tulus,
dari dasar,
lubuk hati ku

Tuhan,
jalinkanlah cinta,
bersama,
s’lamanya…

[Interlude]

[Reff]
~ selamanya (x4) ….

pkonya gw harus bisa mainin gitarnya lagu iniii!!,,,

just for stupid me...who can't tell the truth to someone that's really important in my life.
who lit up my life in d darkest hour.

maafin gw ya?
well,
gw hanya terlalu angkuh u/ mengakui perasaanku sndiri...
Amey
STUPID BOY!
i hate you now!
go!
get lost!!!!
Amey


Don't say u love me
unless it's 4ever...

.....mmm...

well,
b4 i leave...
i just wanna said that...

"I never really loved you anyway"

-the corrs
Label: 5 komentar | | edit post
Amey



Mengingat hal-hal yg kusuka adalah salah satu kegiatan yg kusuka.

Sebab, tiap melakukannya, aku selalu bersyukur atas betapa mudahnya aku menyukai sesuatu, bahkan untuk hal-hal yg sangat kecil sekalipun.

Tak jarang aku dibilang “lebay” akibat reaksiku yg kelewat senang akan sesuatu. Tapi aku berharap sifat ini tetap melekat dan menjadi identitasku. Aku tak ingin menjadi org2 yg bermuram durja, akibat tak bisa mendapatkan apa yg diinginkannya. Menyukai hal-hal yg sederhana….mungkin bisa membuat hidupmu lebih panjang.

Benda yg kusuka: Teddy Bear

ini adlh pemberian tmn2 FK malay 07 yg dtng ke ultah 18ku. Ukurannya yg pas untuk dipeluk, badannya yg empuk dan bulu2nya yg lembut. Slalu membuat hatiku hangat dlm moment2 sedihku. Tanpa kusadari, aku jd begitu sayng padanya. Sehingga saat ultah ke19 aku begitu was2, takut ada hadiah teddy bear lain yg mungkin “menarik hati” teddy kuningku ini…hehehe..thnx kawan2…bonekanya comel sangat!

Musik yang kusuka: Gymnopedian

Yg mengalun dari clavinova, dengan volume 1/4 maksimal. Pelan, membuai, menghanyutkan segala penatku. Sakralnya musik ini begitu berharga dan paling terasa saat2 aku pulang kuliah setelah magrib, dan mendapati diriku ternyata sendirian dirumah. Segala kekesalan dan penatku menguap bersama syahdunya gymnopedian. thnx for this precious gift.

Hal yg kusuka (sekaligus kubenci): berinteraksi dgn org yg sangat kusukai

Entah hanya lewat khayalanku ttg tingkah lakunya konyol yg tertangkap mataku-yg-selalu-mencari2nya. Sms2 iseng, saat2 berpapasan, chat2 yg selalu kehabisan kata, dan saat2 kesadaranku hampir2 terenggut karna tatapan matanya yg mungkin dy sm sekali tdk bermaksud menghipnotis. Apapun yg dilakukannya, trmasuk menyakiti hatiku, semuanya membuatku tergila2, lama2 aq takut jg dibilang masokisme…hehehe.

Benci, krn tau hal ini adalah dosa, benci juga krn menyadari betapa mungkinnya dy sm skali tdk memikirkanku jg, benci krn dy sm skali bukan tipe menantu idaman ortuku, shingga jikalaupun dy jadi suka, aku takut membuat dy kecewa bahwa aku rela menjadi gila krn kehilangan dy, daripada membuat ortuku kecewa.

Kata-kata yg kusuka: "Aishiteru", "I love you", "aku sayang padamu", dan "I cant live without you"

Kata2 ini begitu indah…jujur aku sempat terbuai ketika mendengarnya dari org yg (spertinya, tp aku masih ragu) sungguh2 mencintaiku, tp instingku mengatakan, bukan dia, yah…andai saja yg mengucapkannya org yg tepat,dan disaat yg tepat (mungkin sekitar umur 22-24an?)

Ada banyak hal lain yg kusukai. Tapi mengatahui hal-hal konyol lain yg kusukai akan membuatku terlihat lemah dihadapanmu….

Bagaimana dengan mu kawan?

Adakah hal2 yang sangat2 kau sukai?
Amey

Empat hari telah berlalu, selepas hari membahagiakan tanggal 21 april kemarin.
Kemarin itu adalah hari kartini paling spesial buat keluarga besarku.
yup2, hari itu juga hari pengukuhan ayahku.
terpaksa nekad bolos pancasila.
pdhl hari itu adlh giliran kelompokku yg naik presentasi.
tp sudahlah, itu mmg resiko.
tak mungkin kan, aku berkebaya dan ber make up tebal ke kampus, hanya u/ ikut plajaran pancasila?

anyway, Hari itu, Rumahku kebanjiran karangan bunga.
Dari 8 karangan yg kami bawa pulang.
Hanya 2 yang terbuat dari plastik dan 6 lainnya, adalah bunga sungguhan.
Hmmm…Cantik dan wangi sekali! Mereka menghias ruang tamu, ruang makan, dan dapur kami.
Menambah rona cantik di ruangan2 itu.

Meski aku juga seorang wanita, rupanya aku tak bertangan hijau nan lembut seperti gadis2 manis di sinetron2 di TV.
Aku tak tau bagaimana merawat bunga2 itu.

Di hari ke-2, aku mulai cemas melihat mawar2 di tiap rangkaian itu menghitam.
Maka dengan bermodal insting, kucabut 4 mawar dari tiap2 rangkaian itu, untuk kuselamatkan.
Meninggalkan bunga2 kuning dan putih tetap anteng di vasnya.
(Sebab, mereka kelihatan masih segar)
Ku letakkan 4 mawar yg lemas itu di gelas tinggi, kuisi air 3/4nya, dan mengikuti saran ibuku, kutambahkan CUKA sedikit, dan menjemurnya dibawah matahari bersama jemuran2 baju. Pikirku, mrk pasti butuh udara segar dan matahari.

Dasar bodoh, sorenya, aku menyesal melihat mawar2 itu malah semakin cepat layu. Mungkin kepanasan saat siang hari, atau keracunan oleh CH3COOH itu. Atau mungkin dua2nya….
Kawan2ku tertawa terbahak2 mendengar cerita konyol itu.

Bagaimanapun juga aku tak pandai merawat bunga.
Beberapa menit sebelum menuliskan hal ini, aku termenung menatap 6 rangkaian yang nyaris mati itu.
Bunga2 yg kecil sudah merunduk malu2.
Kelopak2nya sudah begitu rapuh, Sehingga saat kusentuh untuk menegakkan wajahnya, kelopak2 itu malah tercerabut dari tangkainya.
(Yah, seharusnya tak serapuh itu sih, mungkin krn memang tanganku yang tidak lege artis dlm memegangnya)

Kini yang tertinggal hanya bunga2 yg besar, dan rangkaian daun2 bermatanya.
Aku tak tau sampai hari keberapa mereka bisa bertahan.
Setidaknya, mumpung masih setengah hidup, aku akan berusaha menghirup sisa2 wanginya.
Memang Tak sewangi di hari kartini lalu.
Tapi untuk 4 hari Ini, mereka telah berjasa mencerahkan rumahku.

Terima kasih untuk para penyumbang bunga ini...
Terima kasih dan kagumku untuk Florist yang membuat bunga2 ini.
Kalian sungguh hebat dan telaten, aku salut!

As for me?
Kalo ada waktu, aku mau belajar merawat bunga ah…
Siapa tau, nanti aku akan mendapatkan bunga untukku sendiri…?
who knows? ^_^