Amey
Aku ingin jatuh cinta lagi.

Cinta, adalah perasaan yang indah, dan akan selalu membuatmu rindu untuk merasakannya lagi, dan lagi.

Ketika ia pergi dan menyakitimu, kau akan berkata "demi Tuhan, aku tidak ingin jatuh cinta lagi"...!

tapi setelah semua badai itu hilang, kau akan merindukannya.

Kini, badaiku itu menyisakan awan-awan tipis yang menggantung dengan sebuah gerimis yang memancarkan sinar senja yang terpantul di kristal-kristalnya.

Seketika, pantulan zat mentari itu mengingatkanku pada sang-Khalik yang Tinggi.

Ya, jika saja aku benar-benar cinta pada-Nya.
seharusnya aku bisa cinta pada setiap zat dialam semesta, yang kesemuanya itu sesungguhnya berasal dari setetes zat-Nya.

Yup, hari ini, aku akan memperbaharui rasa cinta itu sekali lagi, dan berkali-kali lagi. (terakhir sy merasakan perasaan ini di ESQ basic kemarin),

Memperbarui rasa cinta untuk seluruh alam semesta. karena sesungguhnya, didalam setiap diri manusia, teradapat zat dan ruh dari sang-Khalik. al-Mushawwir yang maha indah.

*Sebuah rasa syukur kuselipkan, untuk sepiring pisang goreng dan segelas teh dari nenekku tersayang. Terima kasih nek, libur yang penuh tugas ini tiba-tiba menjadi cerah kembali...^^
Amey

Sudah lama sekali (sebenarnya baru seminggu yang lalu) saya ingin menulis tentang makhluk Tuhan Paling Sexy yg satu ini...=D

Sejak dimissioner dari BEM, putus dengan kekasih (ada kah?), dan tidak ada kerjaan selain kuliah dan kegiatan asisten faal. akhir-akhir ini saya sering skali duduk tanpa kerjaan di kampus (kalau dulu, rasanya kegiatan seperti ini mustahil terjadi).

beberapa malam yang lalu, Saat menunggu Awa' di depan ruang akademik, aku terkagum-kagum dengan makhluk Tuhan yang imut itu.
seekor kucing oranye bercorak putih sedang mengais makanan di tempat sampah depan air mancur akademik.

kau tahu?
dalam 1/2 jam penantian itu, rasanya aku bersyukur sekali bahwa Tuhan sudah menciptakan makhluk yang satu ini.

Entah kenapa, setiap melihat kucing, sebuah gelombang kebahagiaan selalu saja masuk memenuhi sudut-sudut di dadaku. menggetarkan ku, dan membuaku selalu tidak rela jika kucing itu keluar dari pandangan mataku (makanya, saya benci sekali dengan orang-orang yang suka mengusir kucing yang sedang kupandangi).

Saat mengais makanan itu, aku terkagum-kagum dengan sistem keseimbangan yang dianugrahkan Tuhan padanya. Ia dapat berdiri dengan kemiringan 70-80 derajat di pinggiran tempat sampah, tanpa menggulingkan tempat sampah itu.

Aku juga terkagum-kagum, dengan sistem pendengarannya. kau tahu? setiap melihat kucing dari jarak 100 meter skalipun, aku sering ototmatis berdecak-decak, untuk mencari perhatiannya. dan aku selalu senang sekali jika ia menengok kepadaku dengan wajah ingin tahunya. (sumpah! imut bangeeett!!!)

Hal lain yang kukagumi, adalah matanya yang jernih, bening, dan membuatku sayaaaang sekali! rasa sayang ini sangat dasyat kurasakan ketika kemarin aku melihat kucing di Rusun C (saat itu sudah jam 8 malam, dan aku baru pulang dari kamarnya nachia setelah bekerja keras menyusun slide untuk pleno), disaat-saat yang melelahkan itu, seketika rasa penatku hilang melihat sekeluarga kucing berwarna seputih salju, dengan corak kuning, hitam, dan oranye ditubuhnya.

aku terpana

andaikan saat itu masih siang atau sore, mungkin aku akan disana hingga fajar tenggelam. sebab, keluarga kucing itu begitu manis! awalnya aku hanya berjumpa dengan 2 ekor kucing yang agak besar (kupikir itu ayah ibunya), tetapi mereka tidak begitu akrab dan menolak panggilanku. tapi tak berapa lama, di bawah kakiku tiba-tiba si kecil berwarna salju itu muncul dan memandangku dengan matanya yang membius! ah! aku meleleh, lalu aku merunduk dan memegangnya...(you can't imagine how happy I was...!)seaakn belum lengkap, sebuah pertunjukan manis muncul lagi, karena tiba-tiba dari belakangku, ada seekor kecil lagi yang berlari melintas dan menerkam kucing besar (kupikir itu ayahnya). mereka bermain-main dengan sangat manis!

Oh-gosh...bahagianya kalau sy jadi penghuni rusun saat itu juga...

Terima kasih Tuhan, atas pemandangan indah itu. Aku akan, dan akan selalu mencintai dan menyayangi makhluk mu yang cantik itu!

Terima kasih untuk seluruh kucing-kucing yang pernah kutemui.
kalian selalu mengalirkan gelombang positif dalam diriku.
aku sayang kalian smua...=3


salam meow meowww...!!^^
Amey
And the fish lost it's way...

maybe it's missing the forest river and the bear's shelter
Amey

Assalamu alaikum,

Halo beruang, bagaimana kabarmu?

Aku tahu, kamu tidak akan pernah lagi membaca suratku yang ini.
Bukan, bukan karena Aku tidak mau mengirimkannya kepadamu,tetapi karena memang beginilah caraku mengirimkan suratku padamu.(Ah, semoga dari semua hal yang kita lalui --dan coba kamu lupakan--, kamu tidak melupakan mono-dialog kita ini..tapi, Aku tidak berharap banyak)

Rasanya sudah lama sekali kita tidak saling bertegur sapa.
Setelah perpisahan..., ah, bukan, itu tidak bisa disebut perpisahan, karena aku masih bisa melihatmu dalam hari-hari ku.

Ya, aku masih melihatmu.
Mudah sekali menghadirkanmu dalam pikiranku.
Di koridor-koridor yang kulalui, di jalan-jalan yang kulewati, di langit-langit kamarku, di bintang-bintang, dan di langit malam-malam ku.

Hari ini,setelah sekian lama,aku kembali menyapamu dalam semburat emas langit sore yang menawan.
Setelah waktu-waktu beku yang kita lalui, rasa-rasanya tadi aku menghabiskan waktu yang sama lamanya untuk mengumpulkan suara dan kekuatanku untuk menyapamu. ya, sulit dipercaya memang, Aku, menyapamu!

Memang, tidak cukup berhasil, karena saat kau berbalik (dan itu cukup sebagai penanda bahwa aku sudah memanggil namamu), aku bahkan tidak menyadari bahwa suara tercekat aneh yang tadi kudengar itu adalah suaraku sendiri. dan sudah kuduga, berbalikmu itu tidak akan lama, karena saat kau lihat aku dari sudut matamu, kau pun berpaling dan berjalan dengan kejamnya, seperti tak merasakan jantungku yang rasanya berdegup memenuhi setiap sudut di corpus badanku.

Tunggu, kumohon tunggu!
Karena aku harus menenangkan diri dulu.

Malam ini aku melihatmu hadir kembali.
Harusnya aku senang,
Tetapi, entah mengapa, dan tak tahu aku kerasukan apa, itu tidak sesuai dengan keinginanku!

karena itu, beruangku, kusampaikan surat ini untuk menyampaikan maaf-maafku...

Maaf, karena mungkin, 2 musim berangin ini telah menyapu alasanku yang menjadi alasanmu itu.

Maaf, karena Aku sungguh-sungguh tidak menyangka, bahwa Sang Khalik Yang Membolak Balik Hati akan benar-benar membalik isi hatiku.

Maaf, karena Aku tahu, setelah bermusim-musim aku mencari, tempatmu memang belum terganti, tetapi separuh inginku sepertinya tidak bisa menerima itu.

Sudah kuputuskan, ini Waktunya ber-sembunyi lagi.

Jadi, Sampai jumpa, dimusim depan y!
kurasa,kau adalah beruang yang cukup tangguh untuk menjaring ikan-ikan yang lain.^^
Amey
"Lembaga Mahasiswa punya nilai luhur yang harus diperjuangkan
Lembaga Mahasiswa harus selalu idealis
"

Tulisan ini kubuat saat sedang berada di ruang HMR ditengah-tengah forum-ngobrol saat Muktamar XIV tahun 2010 ini dipending.

Saat melihat semua orang yang ada diruangan ini, aku merasa heran karena aku tidak mendapatkan "getaran" yang kucari.

ya Tuhan, mungkinkah lembaga KEMA FK Unhas ini menjadi sebuah lembaga yang betul-betul ideal?

Ssungguhnya ksempurnaan hanyalah milik Allah SWT.
tapi bukankah kita ini adalah percikan-percikan zat dari Dia Yang Maha Sempurna itu?

jadi, jangan menyerah untuk berusaha, kawan!
Label: 2 komentar | | edit post